Minggu, 03 Maret 2019

Etnografi



Metode penelitian etnografi termasuk dalam metode penelitian kualitatif. Kata etnografi berasal dari kata-kata Yunani ethos yang artinya suku bangsa dan graphos yang artinya sesuatu yang ditulis. Menurut Emzir (2012:18) etnografi adalah ilmu penulisan tentang suku bangsa, menggunakan bahasa yang lebih kontemporer, Etnografi dapat diartikan sebagai penulisan tentang kelompok budaya. Menurut Ary, dkk (2010:459) etnografi adalah studi mendalam tentang perilaku alami dalam sebuah budaya atau seluruh kelompok sosial.

 Metode etnografi adalah prosedur penelitian kualitatif untuk menggambarkan, menganalisa, dan menafsirkan unsur-unsur dari sebuah kelompok budaya seperti pola perilaku, kepercayaan, dan bahasa yang berkembang dari waktu ke waktu. Fokus dari penelitian ini adalah budaya. Budaya sendiri menurut LeCompte  dkk (dalam Creswell, 2012:462) adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan perilaku manusia dan keyakinan. Termasuk di dalamnya adalah bahasa, ritual, ekonomi, dan struktur politik, tahapan kehidupan, interaksi, dan gaya komunikasi.

Jadi bisa disimpulkan penelitian etnografi adalah penelitian kualitatif yang meneliti kehidupan suatu kelompok/masyarakat secara ilmiah yang bertujuan untuk mempelajari, mendeskripsikan, menganalisia, dan menafsirkan pola budaya suatu kelompok tersebut dalam hal perilaku, kepercayaan, bahasa, dan pandangan yang dianut bersama.

Studi Kasus Etnografi


MEDIA KOMUNITAS DAN KONSTRUKSI IDENTITAS KELOKALAN
(Studi Kasus Tentang Wongkito.net Bagi Blogger "Wong Kito" di Kota Palembang) Oleh : Sumarni Bayu Anita, S.Sos,M.A

Apa itu wongkito.net?. Wongkito.net adalah satu media komunitas yang ada di Kota Palembang yang fokus pada para bloger yang memiliki kriteria khusus tentang ke-Palembang-an. Data yang diperoleh dari humas Wongkito.net, jumlah media komunitas yang ada di kota palembang sendiri ada sekitar belasan media komunitas, seperti Android Palembang, Kaskus Regional Palembang, iphone Palembang, Komunitas Fotografer Musi (KMF), dan lain-lain.

Penelitian ini dilakukan oleh Sumarni Bayu Anita,S.Sos,M.A menganalisis media komunikasi dan konstruksi identitas kelokalan di kota Palembang dengan mengambil studi kasus tentang Wongkito.net bagi orang Palembang yang juga terkenal dengan sebutan "Wong Kito". Objek penelitian disini adalah para Wongkito dan Media komunitas Wongkito.net itu sendiri.

Tujuan dari penelitian ini menunjukan telah terjadi produksi dan reproduksi pemaknaan terhadap Wong Kito yang mengakibatkan terjadinya perubahan atas pemaknaan budaya media komunitas Wongkito.net bagi masyarakat Kota Palembang itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perbedaan Penelitian Kuantitaitf Dan Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat eksploratif, yaitu bertujuan untuk memahami kondisi dan pemikiran masyarakat pa...